Minggu, 23 Agustus 2015

PROGRAM KERJA GERAKAN PRAMUKA PANGKALAN SMK INFORMATIKA AL-KAUTSAR KALIPUCANG

PROGRAM KERJA GERAKAN PRAMUKA
PANGKALAN SMK INFORMATIKA AL-KAUTSAR KALIPUCANG
AMBALAN EYANG CADAS KENCANA DAN RATU KENCANA WUNGU
GUGUS DEPAN 20.081 – 20.082
I.          PENDAHULUAN
       Musyawarah Penegak (Muspen) ke VI merupakan pertemuan antara ketua Mabigus, Pembina, Dan Anggota Gerakan Pramuka Penegak untuk membahas Program Kerja dan Kepengurusan Dewan Ambalan Eyang Cadas Kencana dan Ratu Kencana Wungu Masa Bakti 2015 – 2016. Yang dimana diharapkan program kerja tersebut dapat diikuti oleh Gugus Depan dan dilaksanakan secara berjenjang.
            Program kerja gerakan pramuka pangkalan SMK Informatika Al-Kautsar Kalipucang masa bakti 2015-2016 ini disusun berdasarkan skala prioritas dan merupakan Program Kerja Jangka Pendek yang disesuaikan dengan kalender pendidikan maupun nasional.
            Untuk melaksanakan Progja Gerakan Pramuka Tahun 2015 -2016 . Gugus Depan mengajukan usulan kegiatan pramuka kepada ketua majelis pembimbing Gugus Depan (Ka.Mabigus) untuk mendapatkan dukungan anggaran sedangkan usulan kegiatan tidak di setujui tetep menjadi progja 2015 -2016 dengan anggaran diusahakan secara swadaya.

II.       PROGRAM KERJA BIDANG TEKPRAM DAN OPERASIONAL
1.        PROGRAM TEKNIK KEPRAMUKAAN
1.1. Organisasi
a.       Rapat Pleno Ambalan
b.       Rapat Interen Ambalan
c.        Rapat Komisi
d.       Partisipasi dalam Kegiatan Kwarcab, Kwarran dan intansi terkait
e.       Partisipasi Peringatan Hari Besar Nasional
1.2. Pendidikan dan Latihan
a.        Pelaksanaan Latihan Rutin Setiap Hari Kamis
b.        Mengadakan Pengujian SKU dan SKK Penegak Bantara
c.         Perintisan Penegak Laksana
d.        Penyusunan Buku Panduan Materi
e.        Studi Banding dengan Dewan Ambalan lain
f.          Latihan Bersama dengan Gerakan Pramuka Penggalang
g.        Mengundang Tutor dan Kwaran dan atau instansi terkait
2.        PROGRAM KEGIATAN OPERASIONAL
a.        Melaksanakan Mata Cakap
b.        Melaksanakan Kegiatan Hiking Rally
c.         Melaksanakan Pra dan Pelantikan Bantara
d.        Melaksanakan Pelantikan Bantara
e.        Melaksanakan Pelantikan Laksana
f.          Melaksanakan Pengambilan logo Ambalan
g.        Peningkatan Latihan Rutin Mingguan
h.        Peningkatan Pencapaian SKU dan SKK Penegak Bantara dan Laksana
i.          Mengadakan Pembinaan Mental dan Spiritual
j.          Melaksanakan K3 (Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban)
k.        Mengikuti Raimuna dan Kanira Daerah, Cabang dan Ranting
l.          Mengikuti MUSPPANITERA Ranting
m.     Mengadakan Majalah Dinding Pramuka
n.        Mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK )
o.        Melaksanakan PERSAMI
p.        Melaksanakan MUSPEN
q.        Mengikuti Kegiatan Kwaran
r.         Mengikuti Kegiatan Kwarcab
s.         Bakti Sosial
t.          Mengadakan pengajian dan kegiatan lain yang bermanfaat
III.     BIDANG ADMINISTRASI, KEUANGAN DAN USAHA
1.        Administrasi
1.1. Umum
a.        Pembenahan Buku Administrasi Ambalan.
b.        Penyelenggaraan Administrasi secara khusus dan terpadu.
c.         Pembenahan buku induk anggota ambalan
d.        Penyelenggaraan administrasi secara khusus dan terpadu
e.        Penyelenggaraan pembinaan personal intern Ambalan
f.          Mengadakan buku notula rapat
g.        Pembuatan daftar hadir Bantara dan Calon Bantara
h.        Pembuatan daftar hadir Laksana
i.          Pembuatan proposal untuk setiap kegiatan pramuka
j.          Pembuatan buku tamu
1.2. Pembinaan Tenaga Manusia
a.        Pembuatan daftar orientasi pencapaian kecakapan umum dan khusus serta kegiatan oleh masing – masing penanggungjawab bidang.
b.        Menghimpun dana kegiatan dan keanggotaan.
c.         Pembuatan Sertifikat MATA CAKAP.
d.        Pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka.
e.        Pembuatan Sertifikat/ Piagam Penghargaan untuk Anggota Pramuka.
1.3. Pengelolaan Material
a.        Mengajukan dan penataan ruang Ambalan.
b.        Pembuatan dan Pembenahan Perangkat Ambalan.
c.         Penambahan dan penataan barang – barang inventaris Ambalan.
d.        Pembuatan duplikat pusaka ambalan dan sandi ambalan
2.        Keuangan
2.1   Administrasi Keuangan
a.        Pembuatan Administrasi Keuangan Ambalan.
b.        Laporan Keluar Masuk Keuangan Ambalan.
c.         Penarikan Iuran sebesar Rp. 1000 dari peserta per 1 pertemuan
d.        Penampungan dan penambahan barang hasil pemberian sanksi yang masuk untuk kas Ambalan.
2.2   Anggaran
a.        Menyusun Anggaran Belanja Ambalan
b.        Menyusun Anggaran Belanja Rutin Ambalan
2.3   Pembukuan
a.        Penyempurnaan sistem pembukuan Ambalan
b.        Penyusunan laporan keuangan bulanan dan tahunan Ambalan
3.        Bidang Usaha dan Koperasi
3.1 Bidang Usaha Mandiri dan Koperasi
1.   Pembuatan Perlengkapan Pramuka
2.   Kerjasama dengan pihak lain
3.   Pembuatan kaos dan topi lapangan
4.   Pembuatan stiker Ambalan
                                  3.2 Pengembangan dan Pengelolaan Ruang Ambalan
1.   Menambah perlengkapan Ambalan
2.   Memelihara barang – barang inventaris Ambalan
                                  3.3 Tata usaha
a.    Penyusunan arsip dan kelengkapan surat – surat
b.   Penyampaian surat – surat
c.    Meningkatkan pelayanan Ambalan
d.   Meningkatkan pelayanan Tamu Ambalan
e.    Meningkatkan kwalitas Dewan Ambalan
             3.4 Urusan dalam meliputi
a.    Melaksanakan perawatan ruang ambalan
b.   Menjaga barang-barang inventaris ambalan
c.    Meningkatkan pelayanan ambalan
d.   Menngkatkan pelayanan tamu ambalan
e.    Meningkatkan kualitas ambalan

IV.    PROGRAM KERJA BIDANG ADAT ISTIADAT AMBALAN EYANG CADAS KENCANA DAN RATU  KENCANA WUNGU.

1.        Pengertian
Adat Istiadat Ambalan adalah suatu kebiasaan yang ditentukan dan ditaati oleh para Anggota Pramuka Penegak di Ambalan tertentu baik itu yang tersurat maupun yang tersirat.
2.        Ruang Lingkup Adat Istiadat Ambalan
Adat Istiadat Ambalan untuk mengatur kehidupan organisasi dan merupakan rahasia Ambalan yang diturunkan secara turun temurun.
a.            Perubahan Adat istiadat Ambalan disesuaikan dengan musyawarah terlebih dahulu.
b.            Adat Ambalan harus mampu mendorong para anggota Pramuka Penegak untuk bertindak disiplin, patuh dan mengarah kepada kehidupan bermasyarakat yang baik.
c.             Adat Ambalan sebaiknya benar – benar dihayati dan diterapkan pada setiap Upacara Pembukaan latihan dan kegiatan lainnya.
d.            Adat Istiadat merupakan cara khusus dalam ambalan untuk mengatur kehidupan dan merupakan rahasia Ambalan yang diturunkan secara beranting.
e.            Adat ambalan sebaiknya benar-benar  dihayati dan dipatuhi oleh setiap anggota ambalan. Jika orang yang melangar adat yang berlaku diambalannya maka harus rela menerima sanksi.
f.              Penerapan sandi ambalan sebagai pedoman hidup ambalan yang diterapkan pada setiap upacara penutupan latihan dan kegiatan lainya.
3.        Alternatif Adat Istiadat Ambalan
a.            Pada Tamu Ambalan
Ø  Para Tamu Ambalan sebelumnya diberi pendidikan dan pelatihan serta perkenalan dalam kegiatan MATA CAKAP
Ø  Para tamu Ambalan sebelum masuk calon Ambalan harus di sidang terlebih dahulu.
Ø  Selalu berpakaian Pramuka pada hari Jum’at dan Sabtu.
b.            Pada Calon Ambalan
Ø  Selalu giat serta aktif mengikuti latihan rutin mingguan.
Ø  Calon Penegak Bantara harus mengisi SKU minimal 70 % dan mengikuti Pra Pelantikan Bantara.
Ø  Para calon Ambalan sebelum menjadi Penegak Bantara harus di sidang terlebih dahulu.
c.             Pada Dewan Ambalan
v  Selalu berpakaian seragam Pramuka lengkap pada setiap latihan rutin mingguan
v  Selalu mentaati dan mengamalkan Kode Etik dan Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
v  Untuk anggota Pramuka Penegak Putera, rambut tidak boleh panjang lebih dari 5 cm.
v  Untuk anggota Pramuka Penegak Puteri selalu memakai kerudung.
v  Untuk anggota Pramuka Penegak Puteri yang non muslim tidak apa-apa tidak memakai kerudung.
d.            Upacara Pembukaan Latihan dan kegiatan lainnya.
v  Pengucapan Sandi Ambalan
v  Penggunaan Pusaka Ambalan
v  Penggunaan Bendera Ambalan sebagai identitas pada setiap kegiatan di luar maupun di dalam.
4.        Sanksi Ambalan
A.            Untuk Penegak Bantara dan Laksana :
1.        Dikeluarkan dari keanggotaan ambalan jika terbukti perilakunya melanggar adat istiadat ambalan dan tidak bisa dimaafkan setelah diberi peringatan.
2.        Pembuatan karya ilmiah atau materi koran dinding pramuka
3.        Membuat dan menyerahkan surat pernyataan ketidakhadiran dari yang bersangkutan dan dikuatkan dengan tanda tangan orang tua
4.        Sanksi jasmani berupa membersihkan halaman sekolah dan atau menguras bak mandi
5.        Sanksi materi sebesar Rp. 5000 jika tidak mengikuti latihan per 1 kali pertemuan
6.        Sanksi berupa Materi & hukuman fisik bagi penegak Bantara yang tidak mengikuti Muspen jika berhalangan.
B.             Untuk Calon Penegak Bantara :
1.        Tidak diterima menjadi anggota penegak bantara, jika perilakunya terbukti melanggar adat istiadat ambalan dan tidak bisa dimaafkan
2.Bagi calon bantara yang tidak hadir 1 kali pertemuan ;
-        Mengumpulkan sapu lidi 2 ikat.
-                 Membawa Tanaman obat-obatan
-                 Membawa Plastik Poliback dan pupuk organik/kandang
3.Bagi calon bantara yang tidak hadir 3 kali pertemuan berturut-turut ;
-            Membersihkan seluruh lingkungan sekolah setelah jam pelajaran selesai, selama 3 hari berturut-turut
-            Menguras dan membersihkan WC selama 3 hari berturut-turut setelah jam pelajaran selesai.
4.        Bagi calon bantara yang tidak hadir lebih dari 3 kali pertemuan berturut-turut, selain sangsi poin 3, ditambah dengan membuat dan menyerahkan surat pernyataan ketidakhadiran dari yang bersangkutan dan dikuatkan dengan tanda tangan orang tua
5.        Sangsi jasmani berupa lari 500 m dan Push up 2 seri
6.        Jika berhalangan hadir harus ada keterangan dari orang tua berupa surat dan surat keterangan dari dokter bila sakit.
C.            Untuk Staff BPH :
Diberhentikan dari jabatannya dan apabila melanggar adat istiadat harus dikeluarkan dari ambalan.


5.        Hal-Hal Lain Yang Belum Tercantum Dapat Dirumuskan Kemudian Dan dimusyawarahkan Dengan Pembina Dan Dewan Ambalan Untuk Mencapai Mufakat.

Matacakap 2015